Pages

Sunday, December 2, 2018

Persib Bandung Kemungkinan Besar Lepas Mario Gomez, Umuh Muchtar Beberkan Alasannya

TRIBUNNEWS.COM - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar angkat bicara soal masa depan pelatih Mario Gomez di Maung Bandung.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Senin (3/12/2018), Umuh Muchtar mengungkapkan jika pihak manajemen Persib Bandung kemungkinan besar tidak akan memperpanjang kontrak Mario Gomez di musim depan.

"Mario Gomez kemungkinan tidak akan diperpanjang (kontraknya) karena ada masalah internal. Mario Gomez sudah bilang, kalau masih ada Glenn Sugita dan Teddy Tjahjono, dia tidak mau di Persib," ujar Umuh Muchtar.

Umuh mengungkapkan masalah internal dengan manajemen itu muncul karena masalah gaji Mario Gomez dan penerjemahnya Fernando Soler.

"Mario Gomez minta naik gaji, dituruti oleh Pak Glenn. Gajinya naik 50 persen, kalau tidak salah. Lalu Fernando Soler juga ikut-ikutan meminta kenaikan gaji, sudah dituruti juga, naik 20 persen, tapi Fernando Soler tidak mau. Dia memaksa ingin kenaikannya sama seperti Mario Gomez," katanya.

Baca: Bojan Malisic Ucapkan Salam Perpisahan ke Persib Bandung

Oleh karena itu, kata Umuh, manajemen sudah bergerak mencari pelatih baru untuk Persib Bandung di kompetisi musim depan.

Umuh mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Glenn Sugita, termasuk masalah pemain untuk musim depan.

Akan tetapi, Umuh enggan membeberkan siapa sosok pelatih yang menjadi incaran klub berjuluk Maung Bandung itu.

"Tunggu saja, pokoknya untuk musim depan jangan sampai telat lagi menentukan pelatih agar tidak hilang incarannya. Setelah menentukan pelatih, baru masalah pemain," ucapnya.

Keinginan Mario Gomez di Laga Terakhir

BACA SELENGKAPNYA>>>

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/superskor/2018/12/03/persib-bandung-kemungkinan-besar-lepas-mario-gomez-umuh-muchtar-beberkan-alasannya

Pemerintah Kebut Pembangunan Infrastruktur di Selatan Jawa Barat

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan akan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan Jawa Barat mulai tahun depan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyampaikan, percepatan pembangunan infrastruktur jalan di selatan Jawa Barat mutlak dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dengan wilayah lainnya di Jawa Barat yang infrastruktur jalannya sudah lebih baik. Untuk itu, Basuki akan menggelar rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Jalan-jalan di Bandung Selatan, itu kita akan kerjakan, nanti malam juga dengan beliau (Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil), akan kita koordinasikan program yang menjadi prioritas untuk Jawa Barat bagian Selatan,” kata Menteri Basuki, saat menghadiri acara pembukaan peringatan Hari Bakti PU ke-73 di pelataran Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/12/2018).

Basuki menambahkan, pembangunan infrastruktur selatan Jawa Barat akan bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2019. Sebab, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat telag menyetujui anggaran Kementerian PUPR dalam APBN 2019 sebesar Rp 110,7 triliun, meningkat dari anggaran tahun ini sebesar Rp 107,4 triliun.

Untuk konektivitas, Kementerian PUPR di tahun depan juga akan melanjutkan progres pembangunan ruas tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, yang kemarin telah diresmikan seksi pertamanya, Ciawi-Cigombang. Nantinya ruas tersebut akan diteruskan ke Ciranjang hingga ke Padalarang. Pembangunan jalan tol tersebut bertujuan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dari Jakarta menuju Bandung yang biasanya melalui Tol Cipularang. “Mudah-mudahan 2020 bisa selesai,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengapresiasi kinerja cepat Kementerian PUPR dalam membangun beragam infrastruktur di Jawa Barat. Ia menilai dengan membangun pelbagai infrastuktur itu akan mendukung konektivitas sehingga bisa mendorong aktivitas perekonomian di daerah.

“Ekonomi kita akan maju, ada konektivitasnya hadir, ada konektivitas ada ekonomi, tidak ada konektivitas tidak ada ekonomi,” tuturnya.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/12/03/pemerintah-kebut-pembangunan-infrastruktur-di-selatan-jawa-barat