TRIBUNNEWS.COM, LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara memeriksa saksi untuk menyelidiki kasus lima pria yang hendak melarikan lembu curian milik Adhar Dahlan, warga Desa Matang Puntong Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.
Namun, polisi belum berhasil mengungkap identitas kelima pelaku.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lima pria yang ingin mencuri lima ekor lembu dihadang pemiliknya, Adhar Dahlan pada Selasa (22/1) sekira pukul 04.30 WIB.
Akibat kejadian itu, korban terluka di bagian kepala kanan dan kaki kirinya karena terjatuh sehingga membentur bak mobil.
Baca: Pencuri Sapi di Tapin Ternyata Residivis Kambuhan
Telapak tangan kanannya juga terluka karena saat terjatuh ia sedang menggenggam pisau.
Karena mendapat perlawanan dari pemilik lembu, para pelaku pun langsung kabur. Adhar Dahlan yang berprofesi sebagai nelayan berhasil menyelamatkan lima ekor lembu miliknya.
Massa yang tiba di lokasi kejadian langsung membakar mobil pencuri, Isuzu Panther pikap warna hitam BK 9054 BM.
“Untuk proses penyelidikan lanjutan, penyidik sudah memeriksa lima saksi dari warga setempat. Namun, keterangan warga tidak menjurus kepada personal dari lima pencuri itu,” ungkap Kapolres Aceh Utara, Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi, Selasa (5/2).
Disebutkan, penyidik sampai saat ini terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari warga untuk mengungkap identitas dari pelaku yang mencuri lima ekor lembu milik korban.
Sehingga, petugas keamanan dapat segera diringkus untuk proses hukum atas perbuatan mereka.
http://www.tribunnews.com/regional/2019/02/06/meski-terluka-dikeroyok-lima-pencuri-lembu-adhar-tetap-tak-gentar-hingga-lawannya-kocar-kacir
No comments:
Post a Comment